Zero Trust dimulai dari langkah yang sederhana.

Ubah prinsip keamanan menjadi tindakan yang relevan untuk bisnis.

Zero Trust sering terdengar seperti proyek besar yang mahal. Padahal intinya sederhana: jangan memberi kepercayaan otomatis hanya karena seseorang atau perangkat berada "di dalam" jaringan. Setiap akses diverifikasi berdasarkan identitas, kondisi perangkat, dan konteks.

Mulai dari pertanyaan yang tepat

Mulailah dengan mengetahui siapa yang mengakses aset apa, dari perangkat mana, dan untuk kebutuhan apa. Tanpa inventaris ini, kebijakan apa pun hanya tebakan.

Lima langkah awal yang realistis

  1. Petakan crown jewels — sistem dan data yang paling berdampak jika bocor atau lumpuh.
  2. Perkuat identitas — MFA untuk semua akun, prioritaskan admin, email, VPN, dan aplikasi SaaS.
  3. Terapkan least privilege — hapus hak akses yang tidak dipakai, pisahkan akun admin dari akun harian.
  4. Evaluasi segmentasi jaringan — server produksi tidak perlu bisa dijangkau dari Wi-Fi tamu.
  5. Pantau dan tinjau — log akses yang dipusatkan dan ditinjau berkala.

Ukur kemajuan, bukan kesempurnaan

Zero Trust adalah perjalanan bertahap. Tetapkan metrik sederhana seperti persentase akun dengan MFA, jumlah akun admin aktif, atau jumlah aplikasi yang sudah melalui SSO. Susun tahapan sesuai prioritas risiko organisasi Anda.

Your next move, secured.

Keamanan dimulai dari percakapan.

PRABU CYBER mempertemukan wawasan keamanan dengan tindakan nyata. Mari petakan kebutuhan dan langkah pertama Anda.

Baca juga

Insight lainnya.

Semua insight
Siap perkuat keamanan?
Konsultasi
Let's talk security

Mulai dengan kebutuhan Anda.

Ceritakan sistem atau tantangan yang ingin Anda diskusikan. Tim kami akan menghubungi Anda dalam 1×24 jam kerja.

Lebih cepat? Chat langsung via WhatsApp.